Spread the love

Malang, mediaswarabhayangkara.com_Polresta Malang Kota Polda Jatim terus gencarkan, ‘Perang Terhadap Narkoba’ (War On Drugs). Hal ini dibuktikan dengan dimusnahkannya barang bukti (BB) narkoba. Barang bukti narkoba yang dimusnahkan adalah hasil dari ungkap kasus oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota selama bulan Agustus – November 2022.

Disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Malang Kota, Iptu. Eko Novianto, S.H., dalam rilisnya bahwa,
Sebanyak 140 ribu lebih pil koplo (LL), 1 kilo lebih sabu dan 4 kiloan ganja kering berhasil diamankan. Hari ini narkoba tersebut dimusnahkan dalam rangkaian acara Konferensi Pers. Berlangsung di depan Ballroom Sanika Satyawada, Polresta Malang Kota, Kamis (24/11).

Kapolresta Malang Kota KBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., bersama Walikota Malang, Dandim 0833, Kejari, Kepala BNN, Ketua Pengadilan, Kalapas, Ketua FK UB, Kadinkes, LBH serta Pejabat Utama Polresta Malang Kota. Secara bersama- sama menyampaikan, ” Pada hari ini, Satresnarkoba Polresta Malang Kota Polda Jatim telah berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Malang Kota, dalam kurun waktu Agustus-November 2022. Barang bukti Narkoba yaitu berupa sabu, ganja, dan pil koplo (LL). Pada kesempatan ini, barang bukti narkoba tersebut dimusnahkan dan kita saksikan secara bersama-sama.”

Sebelum dimusnahkan, guna transparansi, terlebih dahulu disaksikan oleh perwakilan Media dan Bapak Walikota untuk ikut menguji keasliannya.

“Dalam periode Agustus- November 2022, jajaran Satresnarkoba telah berhasil mengungkap 7 kasus dan berhasil mengamankan 7 orang tersangka, diantaranya 6 laki-laki dan 1 wanita. Masing-masing mereka memiliki peran sebagai pengguna dan pengedar. Daerah peredarannya di seputaran wilayah Kota Malang,” jelas KBP Budi Hermanto.

Upaya Polresta Malang Kota Polda Jatim dalam memberantas secara tuntas peredaran obat-obatan terlarang kali ini setidaknya telah berhasil menyelamatkan lebih dari tigapuluh ribuan jiwa.

“Kalau kita melihat dari jumlah pemusnahan barang bukti ini, sekitar 32.154 jiwa mampu kita selamatkan dari ancaman bahaya narkoba,” jelasnya.

“Pesan saya untuk seluruh masyarakat, kedepan kita harus benar-benar bisa peduli dan menyadari bahaya dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Kami Polisi, akan terus menggencarkan ‘Perang Terhadap Narkoba’ (War On Drugs) di seluruh wilayah Kota Malang,” tandas Alumni Akpol tahun 2000 tersebut.

(M.Ariad)

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *